Lomba Sihir Resmi Rilis Deluxe Album 'Setelah Obrolan Jam 3 Pagi' dengan Tambahan 5 Lagu Baru

0


Grup musik alternatif pop kenamaan asal Jakarta, Lomba Sihir, kembali memanjakan para penikmat musik tanah air dengan merilis versi lanjutan dari album perdana mereka. Mengusung tajuk Setelah Obrolan Jam 3 Pagi, deluxe album ini hadir sebagai perpanjangan narasi yang melengkapi fase kedewasaan dan kontemplasi mereka. Tidak tanggung-tanggung, Lomba Sihir menyuntikkan lima trek anyar yang belum pernah dirilis sebelumnya untuk memperkaya lanskap musik serta warna emosi dalam album tersebut.


Hadirnya album deluxe ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus perayaan atas perjalanan Lomba Sihir bersama para pendengarnya. Kelima lagu baru tersebut menyajikan dinamika audio yang menyegarkan tanpa menghilangkan karakteristik khas Lomba Sihir yang adaptif, jujur, dan sarat akan cerita kehidupan perkotaan. Setiap trek baru dirancang untuk memberikan sudut pandang yang lebih mendalam mengenai hubungan antarmanusia, dinamika grup, hingga refleksi personal yang kerap muncul di sunyinya malam.


Salah satu trek yang paling menyedot perhatian pendengar dalam album Setelah Obrolan Jam 3 Pagi ini adalah lagu berjudul Vas Bunga. Baskara Putra, yang juga dikenal dengan nama panggung Hindia, mengungkapkan kisah di balik proses kreatif pembuatan lagu tersebut. Lagu Vas Bunga lahir dari dinamika personal di mana salah satu personel Lomba Sihir hanya bisa menyaksikan perkembangan serta kesuksesan grup dari kejauhan karena keterbatasan ruang dan waktu.


Baskara secara terbuka mengakui bahwa dinamika emosional tersebut dialami oleh dirinya sendiri. Padatnya jadwal dan kesibukan proyek musik di luar Lomba Sihir membuat Hindia kerap kali tidak bisa hadir secara fisik di atas panggung dalam berbagai pertunjukan. "Lagu Vas Bunga adalah lagu tentang salah satu dari personel Lomba Sihir yang cuma bisa melihat dari jauh perkembangan kami. Dia enggak berada di tengah-tengah kesenangan itu. Dia ikut senang dari jauh," tutur Baskara saat menjelaskan makna tersirat di balik lagu tersebut.


Proses penciptaan lagu ini diilhami oleh sebuah momen personal yang membekas ketika Baskara sedang berkumpul bersama para personel Lomba Sihir lainnya. Di tengah hangatnya suasana, ia menyadari adanya jarak emosional akibat tidak memahami satu atau dua candaan internal yang tercipta saat ia absen. Momen keterasingan yang subtle di tengah Lingkaran terdekat itulah yang memantik inspirasi Baskara untuk merangkai lirik dan melodi Vas Bunga sebagai bentuk refleksi diri yang jujur.


Secara teknis dan pendekatan musikal, Baskara mengungkapkan bahwa gaya penulisan lagu Vas Bunga banyak terinspirasi oleh Cholil Mahmud, vokalis sekaligus gitaris dari Efek Rumah Kaca (ERK). Pengaruh kuat tersebut menyatu secara natural ke dalam komposisi musik, sehingga memberikan sentuhan nuansa unik yang mengingatkan pendengar pada estetika musik ala Cholil ERK. Sentuhan instrumen dan progresi nada yang khas menjadikan lagu ini memiliki warna artistik yang sangat kuat dan berkarakter.


Dengan hadirnya album deluxe Setelah Obrolan Jam 3 Pagi serta lagu Vas Bunga, Lomba Sihir sukses membuktikan kematangan mereka dalam mengolah kerentanan menjadi karya seni yang autentik. Album ini bukan sekadar rilisan ulang biasa, melainkan sebuah ruang refleksi penuh kehangatan yang mempererat ikatan emosional antara para personel Lomba Sihir dan pendengar setianya di seluruh Indonesia.

Post a Comment

0Comments
Post a Comment (0)