Ajang Anugerah Musik Indonesia (AMI) Awards ke-28 yang digelar pada Rabu, 19 November 2025, menjadi malam pembuktian bagi keberagaman musik Indonesia. Di tengah tema "Bhineka Tunggal Suara", dua nama besar dari spektrum musik yang berbeda, Jemsii membawa pulang 4 piala kemenangan dan Baskara Putra, tampil mendominasi dengan membawa pulang 5 piala kemenangan.
Keduanya sukses mencuri perhatian, tidak hanya lewat karya yang fenomenal, tetapi juga melalui pidato kemenangan yang mewakili semangat inovasi di industri musik tanah air.
Kejutan "Garam & Madu": Jemsii Cetak Sejarah Hip-Hop Dangdut
![]() |
| Photo source: YouTube/AMI Awards |
Produser dan musisi Jemsii menjadi sorotan utama malam itu lewat lagu viralnya, "Garam & Madu (Sakit Dadaku)", yang ia garap bersama Tenxi dan Naykilla. Lagu yang memadukan beat Hip-Hop dengan cengkok Dangdut ini sukses menyapu bersih kategori-kategori bergengsi.
Jemsii dan tim berhasil mengamankan 4 piala untuk kategori:
- Karya Produksi Terbaik-Terbaik (Penghargaan tertinggi untuk single)
- Produser Rekaman Terbaik
- Tim Produksi Suara Terbaik
- Duo/Grup/Kolaborasi Rap/Hip-Hop Terbaik
Dalam momen penerimaan piala yang disiarkan langsung, rekan kolaboratornya, Tenxi, sempat melontarkan pernyataan menarik tentang genre unik yang mereka usung. "Mungkin ini genre baru yang kita bisa sebut buat gak? Gue klaim aja sih gua yang buat," ujar Tenxi dengan percaya diri, menandai lahirnya era baru musik cross-genre yang mereka sebut sebagai "Centil Era".
Dominasi Baskara Putra: Raja Alternatif dan Rock
![]() |
| Photo source: YouTube/AMI Awards |
Di sisi lain, Baskara Putra mengukuhkan posisinya sebagai salah satu musisi paling berpengaruh saat ini. Tidak tanggung-tanggung, ia meraih penghargaan baik sebagai solois (Hindia) maupun sebagai vokalis band rock (.Feast).
Total 4 piala bergengsi yang diraih Baskara malam itu meliputi:
- Album Terbaik-Terbaik untuk "Doves, '25 on Blank Canvas" (Hindia)
- Album Alternatif Terbaik untuk "Doves, '25 on Blank Canvas" (Hindia)
- Artis Solo Alternatif Terbaik untuk lagu "everything u are" (Hindia)
- Album Rock Terbaik untuk "Membangun & Menghancurkan" (bersama .Feast)
(Catatan: Baskara juga naik ke panggung mewakili sutradara Yogi Kusuma untuk menerima piala Video Musik Terbaik, menambah koleksi kemenangan yang melibatkan karyanya menjadi 5 piala).
Dalam pidatonya, Baskara mengungkapkan rasa syukurnya karena karya-karyanya yang personal dan eksploratif bisa diterima begitu luas. Kemenangan album .Feast juga menjadi momen emosional, mengingat band tersebut sempat berada di ambang pembubaran sebelum akhirnya bangkit dan meraih gelar Album Rock Terbaik.
Simbol Keberagaman Musik Indonesia
Kemenangan besar Jemsii dan Baskara Putra menjadi representasi sempurna dari tema AMI Awards tahun ini. Jemsii mewakili keberanian mencampuradukkan genre lokal dan modern yang meledak secara viral, sementara Baskara mewakili kedalaman narasi dan kualitas produksi di ranah alternatif serta rock.
Malam itu, panggung AMI Awards 2025 bukan hanya milik satu warna musik, melainkan perayaan bagi mereka yang berani beda dan jujur dalam berkarya.



